Cryptocurrency, aset digital terdesentralisasi yang diamankan oleh kriptografi, telah mendapatkan popularitas dalam beberapa tahun terakhir karena merevolusi sektor keuangan. Namun, potensi adopsi dan kasus penggunaan mata uang kripto melampaui bidang keuangan dan masuk ke banyak industri, termasuk perawatan kesehatan (healthcare).
Artikel ini akan mengeksplorasi seperti apa kasus penggunaan cryptocurrency di sektor kesehatan dan apa saja tantangan serta risiko yang terkait.
Penggunaan Cryptocurrency di Bidang Kesehatan dan Medis
Dalam beberapa tahun terakhir, ada minat yang berkembang pada kasus penggunaan cryptocurrency di sektor kesehatan, ini termasuk:
1. Penagihan dan Pembayaran Medis
Salah satu kasus penggunaan cryptocurrency yang paling menjanjikan di bidang perawatan kesehatan adalah penagihan dan pembayaran medis. Metode pembayaran tradisional, seperti kartu kredit dan cek, bisa mahal dan memakan waktu, terutama untuk penyedia layanan kesehatan kecil atau pedesaan.
Pembayaran kripto atau crypto payment menyediakan alternatif berbiaya rendah dan aman serta menawarkan transaksi cepat dan tanpa gesekan. Metode pembayaran crypto juga menghilangkan kebutuhan akan perantara (pihak ketiga) seperti bank atau aplikasi pemroses pembayaran.
2. Privasi dan Keamanan Data Pasien
Sifat cryptocurrency yang terdesentralisasi menunjukkan bahwa data pasien dapat disimpan dengan aman dan dibagikan hanya dengan pihak yang berwenang. Ini mengurangi risiko pelanggaran data atau ancaman keamanan lainnya.
Teknologi blockchain, yang menjadi basis utama dari kebanyakan cryptocurrency, sangat cocok untuk tujuan ini karena memberikan catatan transaksi anti-rusak yang tidak dapat diubah dan dihapus. Selain itu, pasien juga dapat mengontrol data kesehatan mereka sendiri dan membagikannya dengan penyedia hanya jika diperlukan. Ini menciptakan transparansi dan kontrol yang lebih besar kepada pasien.
3. Insentif untuk Promosi Gaya Hidup Sehat
Cryptocurrency dapat digunakan untuk mendorong perilaku sehat dan mempromosikan kesehatan. Misalnya, rumah sakit, puskesmas, klinik dan penyedia layanan kesehatan lainnya dapat memberi penghargaan kepada pasien dengan crypto jika menyelesaikan sejumlah langkah (tujuan) kesehatan.
Ini dapat membantu memotivasi pasien untuk membuat perubahan positif dalam gaya hidup mereka dan meningkatkan hasil kesehatan mereka secara keseluruhan.
4. Insentif atas Berbagi Data untuk Penelitian Medis
Mata uang kripto juga dapat digunakan untuk mendorong berbagi data untuk penelitian medis. Pasien dapat dihargai dengan cryptocurrency karena berpartisipasi dalam studi penelitian atau untuk berbagi data kesehatan mereka dengan para peneliti. Ini dapat memberikan jalan baru untuk penelitian dan penemuan medis, terutama di daerah-daerah di mana sumber pendanaan tradisional terbatas.
5. Manajemen Rantai Pasokan
Kasus penggunaan cryptocurrency di sektor kesehatan yang paling potensial adalah manajemen rantai pasokan (supply chain management). Ini secara khusus disokong oleh teknologi blockchain untuk membuat catatan anti-rusak dari pergerakan pasokan dan peralatan medis sehingga mengurangi risiko produk palsu atau di bawah standar yang memasuki rantai pasokan. Ini dapat membantu meningkatkan keselamatan pasien dan mengurangi risiko efek samping.
Risiko dan Tantangan
Terlepas dari potensi manfaat dari adopsi dan penggunaan crypto di bidang kesehatan, ada beberapa tantangan dan risiko yang patut dipertimbangkan. Salah satu kekhawatiran yang paling signifikan adalah kurangnya regulasi dan pengawasan di sektor cryptocurrency. Ini kemudian mendorong potensi penipuan.
Selain itu, penyedia layanan kesehatan seperti rumah sakit dan puskesmas juga harus memastikan bahwa mereka memiliki cukup pengetahuan teknis terkait penggunaan mata uang kripto dan menjaga perilaku etis.
Simpulan
Jadi, mata uang kripto memiliki potensi besar untuk merevolusi industri healthcare. Kasus penggunaan cryptocurrency di sektor kesehatan termasuk menyediakan alternatif untuk metode pembayaran, meningkatkan privasi pasien dan keamanan data, memberi insentif untuk perilaku sehat dan berbagi data, dan manajemen rantai pasokan.
Namun, pertimbangan yang cermat harus diberikan pada tantangan yang dihadapi, seperti peraturan dan keamanan terkait penggunaan crypto. Kemudian, penyedia layanan medis juga harus memastikan bahwa mereka mampu mengoperasikan aspek-aspek teknis dan memegang teguh sikap dan perilaku etis.











